Halo Remaja! Health Heroes Facilitator Kota Tangerang berhasil melakukan implementasi di SMPN 12 Kota Tangerang, dibersamai oleh RISE Foundation yang bekerja sama dengan Project HOPE dan didukung oleh Kimberly-Clark Corporation, menyelenggarakan Health Heroes Facilitator Goes to School bagi OSIS Putri SMPN 12 Kota Tangerang dalam program HER Way atau SEKAR (Sehat, Berpengetahuan, dan Tangguh).
Acara yang berlangsung pada tanggal 10 April 2026 ini merupakan sebuah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan dan kesejahteraan remaja putri di Kota Tangerang melalui pendekatan berbasis pengetahuan dan keterampilan hidup. Kegiatan ini menyasar anggota OSIS putri SMPN 12 Kota Tangerang sebagai kelompok yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah mereka. Health Heroes Facilitator Goes to School sendiri merupakan bagian dari implementasi pelatihan luring yang bertujuan agar Health Heroes Facilitator menjadi ujung tombak pendidikan kesehatan reproduksi, kesehatan mental, serta kesetaraan gender yang inklusif dan ramah remaja di sekolah dan masyarakat.
Sesi edukasi pada kegiatan ini berfokus pada tema “Aku Remaja: Mengenal Perubahan Diri di Masa Pubertas”, yang mencakup tiga pilar utama, yaitu Pubertas dan Remaja, Perawatan Pribadi Saat Menstruasi, serta Perubahan Emosional dan Psikologis. Kegiatan dibuka dengan perkenalan program HER Way dan tujuan diselenggarakannya HHF Goes to School, dilanjutkan dengan pengisian pre-test oleh masing-masing peserta untuk mengukur pemahaman awal mereka sebelum sesi dimulai.
Fasilitator menjelaskan bahwa pubertas adalah masa perubahan alami dari anak-anak menuju dewasa yang mencakup perubahan fisik, emosional, dan hormonal. Peserta diajak memahami berbagai tanda pubertas mulai dari perubahan bentuk tubuh, munculnya jerawat akibat peningkatan hormon, hingga dimulainya siklus menstruasi bagi perempuan. Pemahaman ini penting agar remaja tidak merasa asing atau malu dengan perubahan yang terjadi pada diri mereka sendiri. Edukasi mengenai perawatan pribadi saat menstruasi pun disampaikan secara praktis dan terbuka, mulai dari cara memilih pembalut yang sesuai kebutuhan, pentingnya mengganti pembalut setiap 4–6 jam, menjaga kebersihan area genital, hingga tips menjaga kenyamanan tubuh selama menstruasi. Sesi mengenai perubahan emosional dan psikologis turut mengulas hal-hal yang wajar dialami remaja, seperti mood yang mudah berubah, meningkatnya keinginan untuk mandiri, hingga tekanan sosial dari teman sebaya disertai pesan bahwa penting untuk tidak memendam perasaan dan berani mencari dukungan dari orang yang dipercaya.
Salah satu momen yang paling dinantikan dalam sesi ini adalah permainan interaktif “Pilih Posisi, Suarakan Opini”. Dalam games ini, peserta diminta menentukan posisi mereka terhadap berbagai pernyataan seputar pubertas dan dinamika sosial remaja, lalu dengan berani menyuarakan alasan di balik pilihan tersebut. Games ini bertujuan melatih kemampuan berpikir kritis, membangun kepercayaan diri untuk mengungkapkan pendapat, serta mendorong diskusi terbuka di antara sesama remaja putri. Suasana ruangan pun seketika berubah menjadi penuh tawa, semangat, dan diskusi yang hangat.

Reaksi para peserta selama sesi berlangsung sungguh menggembirakan. Anggota OSIS putri SMPN 12 Kota Tangerang tampil sangat interaktif dengan penuh semangat aktif bertanya, berani berpendapat, dan terlibat penuh dalam setiap aktivitas. Sebagian dari mereka bahkan mengungkapkan keinginan untuk memahami materi lebih dalam, karena ingin berbagi pengetahuan ini kepada teman-teman yang lain. Para siswi pun mengungkapkan kesan yang mendalam materi yang disampaikan terasa sangat bermanfaat dan relate dengan kondisi yang mereka alami sebagai perempuan muda.
Dukungan penuh juga datang dari pihak sekolah. Bu Hana selaku guru SMPN 12 Kota Tangerang mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk siswi SMP, karena semakin meningkatkan pemahaman mereka tentang cara menjaga kesehatan reproduksi dan membantu mereka agar tidak merasa malu dengan perubahan-perubahan yang terjadi saat pubertas. Beliau juga berpesan agar kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti di SMPN 12, karena manfaatnya sangat besar dan selayaknya dirasakan oleh lebih banyak sekolah di Kota Tangerang.
Selama implementasi berlangsung, kami sangat senang melihat antusiasme para peserta yang aktif dan responsif. Lebih dari sekadar sesi penyampaian materi, kegiatan ini terasa seperti proses belajar bersama yang penuh semangat dan dukungan, sehingga suasana selama sesi pun terasa menyenangkan bagi semua pihak.
Mari kita terus bersama-sama menyebarkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi dan pemahaman diri, khususnya bagi para remaja perempuan, di tengah lingkungan yang belum sepenuhnya memberikan ruang aman bagi perempuan. Melalui program HER Way, kami berharap semakin banyak remaja putri yang tumbuh menjadi pribadi yang Sehat, Berpengetahuan, dan Tangguh.





